Sabtu, 18 Desember 2010

8 Pemain Bola Dunia yang Tidak Disukai Karena Curang

Share

Javier Mascherano (Barcelona)


“Aku tidak menikmati gayanya bermain. Ia seperti seekor anjing kecil, bermain kasar, menggigit, dan menekel. Ia ahli dalam sisi kotor sepakbola.” Tukas legenda Liverpool (Ian St John) ketika laga-laga terakhirnya sebagai pemain The Reds.

Cristiano Ronaldo (Real Madrid)


“Kami tahu jika kami tidak boleh bias (tertipu) menyikapi aksinya, karena itu kami selalu menyiapkan diri. Sejatinya, ia memulai pertandingan dengan cara yang bersih. Akan tetapi, ketika ia terjatuh setelah gagal mendapatkan tendangan bebas, ia pun menoleh kepada saya seraya tersenyum. Sebab, ia tahu triknya tidak berhasil mengelabui kami,” tegas Bo Larsen (Wasit FIFA).

Paul Scholes (Man.Utd)


“Maaf, namun bagi saya dia bukan lah pemain yang fair,” ucap opa Wenger, menanggapi pujian Fergie yang menyebut Scholes pantas menjadi man of the match saat MU menang 3-0 dari Newcastle.

Nani (Man.Utd)


“Dan dia mungkin menggunakan media untuk mengalihkan perhatian dari Nani, yang dalam satu atau dua kesempatan, bermain untuk mendapatkan pelanggaran dari sudut pandang kami.” Kata Hodgson ketika MU menang 3-2 atas Liverpool di Primier League.

Wayne Rooney (Man.Utd)


“Rooney menghina saya. Dia mengatakan f*** you,” tukas wasit Jeff Selogilwe. Salah satu orang yang menjadi korban mulut kotor Rooney seperti dikutip The Sun.

Fernando Torres (Liverpool)


“Saya telah menonton kembali tayangannya. Torres jelas melakukan kecurangan dan berusaha mengusir pemain saya.” Tukas Fergie ketika Liverpool kalah 3-2 atas MU di Primier League.

Mario Balotelli (Man.City)


“Saya mengerti mengapa kasus Balotelli menjadi perdebatan serius. Tapi, ini bukan tentang masalah rasisme. Bila publik Turin adalah sekelompok fans rasis, Inter juga punya Sulley Muntari. Tapi ia tidak menjadi tujuan penghinaan,” jelas Sacchi seperti dilansir Channel4 karena Sikapnya sepanjang pertandingan, dianggap provokatif untuk memancing keributan.
Didier Drogba (Chelsea)

“Dia sangat hebat karena dia berbadan besar (tapi masih dapat jatuh). Itu sangat mengesankan. Saya punya banyak klip (video) tentang dia selama bertahun-tahun. Kami telah bermain lawan Chelsea sebanyak 15 kali dan setiap saat saya menambah koleksi klip itu,” kata Rafa karena striker The Blues, Didier Drogba suka melakukan diving alias pura-pura jatuh.

0 komentar:

Poskan Komentar