Sabtu, 19 Februari 2011

Dicari, Standar Kilogram Baru

Share

Berat logam platinum dan iridium yang menjadi standar kilogram internasional mengalami perubahan. Para ilmuwan pun berencana untuk menemukan penggantinya.

Standar kilogram yang disimpan di Sevres, Prancis itu diketahui mengalami perubahan setelah dibandingkan dengan duplikat resminya. Meski disimpan dalam tiga sungkup kaca berbentuk lonceng di lemari besi bawah tanah yang hanya bisa dibuka dengan tiga kunci berbeda yang dipegang oleh tiga orang berbeda, standar itu tetap kehilangan beratnya 50 mikrogram, berat yang setara dengan butiran kecil pasir. Ini berarti standar kilogram tersebut telah gagal menjalankan tugasnya.

Para ilmuwan sepakat, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menemukan standar kilogram baru yang berbeda dengan definisi yang berlaku hingga sekarang. Definisi itu berbunyi "suatu unit massa yang setara dengan massa prototipe kilogram internasional".


Menurut Dr. Peter J. Mohr, ahli fisika dari National Institute of Standards and Technology, Gaithersburg, standar kilogram masa depan akan menggunakan dasar konstanta fisika dasar, bukan sebuah benda yang tidak konstan. "Kita menginginkan sesuatu yang tidak berubah sehingga kita mempunyai sistem pengukuran yang stabil," kata Mohr kepada New York Times.

Definisi standar kilogram baru diusulkan berdasarkan konstanta Planck -- konstanta yang disukai oleh ahli fisika kuantum namun belum disepakati tingkat akurasinya. Sebanyak enam tim dari seluruh dunia telah bekerja keras untuk mengukur konstantan Planck sampai ke tingkat ketidakpastian terendah. Akan tetapi hasil kerja keras itu masih belum dapat ditentukan dalam waktu dekat.

Kilogram adalah unit pengukuran terakhir yang masih menggunakan benda yang dibuat manusia sebagai rujukannya. Standar internasional untuk satuan meter sudah tidak digunakan lagi sejak 1960 ketika para ilmuwan mendefinisikan ulang satuan tersebut. Satuan meter yang baru didefinisikan ulang pada tahun 1983 sebagai "jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa pada interval waktu 1/299.792.458 detik".

Rencananya, para ilmuwan akan mengajukan penentuan standar serta definisi kilogram yang baru bersama beberapa unit pengukuran lain seperti amper, mol, dan kandela pada acara General Conference of Weights and Measures bulan Oktober nanti.

0 komentar:

Poskan Komentar